USU dan Pemangku Kepentingan Lokal Pimpin Gerakan Jum’at Bersih untuk Pemulihan Pascabencana di Tanjung Pura
Fun Run dalam Perayaan Dies Natalis FMIPA ke-57
Mengubah lingkungan yang penuh dengan sampah menjadi Kawasan Ekowisata
04 Januari 2026
-
Emisi karbon dioksida masih menjadi salah satu pendorong utama pemanasan global dan perubahan iklim. Melalui inisiatif ini, USU mengajak partisipasi kolektif mahasiswa, akademisi, masyarakat, serta para mitra untuk mendukung kegiatan penanaman pohon melalui Gerakan Adopsi Pohon. Program ini mencerminkan upaya universitas dalam menerjemahkan kesadaran iklim menjadi tindakan nyata yang konkret dan terukur.

Tahap Pertama Penanaman Pohon dan Partisipasi Masyarakat
Tahap pertama program ditandai dengan penanaman sebanyak 1.000 pohon pada 20 September 2025. Kegiatan ini melibatkan mahasiswa, masyarakat setempat, serta institusi mitra yang bekerja bersama untuk memulihkan ruang terbuka hijau dan meningkatkan ketahanan lingkungan. Jenis pohon yang ditanam meliputi tanaman produktif dan ekologis yang memberikan manfaat bagi perlindungan lingkungan sekaligus kesejahteraan masyarakat.
Inisiatif ini dirancang sebagai program berkelanjutan, dengan tahap-tahap penanaman berikutnya yang direncanakan secara bertahap hingga mencapai target satu juta pohon. Setiap kegiatan penanaman dilaksanakan dengan penekanan pada pemeliharaan jangka panjang guna memastikan kelangsungan hidup pohon dan dampak lingkungan yang berkelanjutan.
Pemantauan Digital untuk Transparansi dan Akuntabilitasy
Untuk menjamin transparansi dan pemantauan jangka panjang, USU memperkenalkan sistem pemantauan pohon berbasis digital melalui aplikasi khusus. Setiap pohon yang ditanam dicatat dengan informasi rinci, termasuk koordinat lokasi, tanggal penanaman, jenis pohon, dan kondisi pertumbuhannya. Perkembangan pohon diperbarui secara berkala melalui dokumentasi foto dan laporan pemantauan.
Melalui sistem ini, para pengadopsi pohon tercatat secara resmi sebagai kontributor dalam upaya pengurangan emisi gas rumah kaca. Pendekatan digital ini memungkinkan USU menjaga akuntabilitas sekaligus menyediakan bukti aksi iklim yang terukur, yang penting untuk pelaporan keberlanjutan institusi.
Mendukung Aksi Iklim dan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan
Inisiatif Menuju Satu Juta Pohon secara langsung mendukung SDG 13 (Penanganan Perubahan Iklim) melalui pengurangan emisi karbon dan peningkatan ketahanan iklim. Program ini juga berkontribusi terhadap SDG 15 (Ekosistem Daratan) melalui pemulihan ekosistem dan pengelolaan lahan berkelanjutan, serta SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) dengan mendorong kolaborasi antara perguruan tinggi, lembaga riset, dan masyarakat luas.
Dengan mengintegrasikan aksi lingkungan, pemantauan digital, dan partisipasi masyarakat, Universitas Sumatera Utara terus memperkuat perannya sebagai kontributor aktif dalam pembangunan berkelanjutan. Inisiatif ini menunjukkan bagaimana institusi pendidikan tinggi dapat memimpin upaya mitigasi iklim sekaligus membangun kepedulian lingkungan jangka panjang.