Kegiatan pengabdian kepada masyarakat merupakan salah satu kewajiban yang harus dilaksanakan oleh setiap dosen di perguruan tinggi sebagai bagian dari Tri Dharma Perguruan Tinggi. Usulan kegiatan Tim Pengabdian kepada Masyarakat ini berjudul “Penguatan Aksesibilitas Penyandang Disabilitas melalui Pendidikan Politik pada Pemilu 2024 di Kota Medan.” Rendahnya partisipasi penyandang disabilitas dalam pemilu merupakan permasalahan yang perlu mendapat perhatian.
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa masyarakat belum peka terhadap hak politik penyandang disabilitas. Selain itu, kurangnya aksesibilitas dalam pemilu bagi penyandang disabilitas juga menjadi kendala. Penyandang disabilitas merupakan salah satu kelompok minoritas terbesar di Kota Medan.
Oleh karena itu, pengabdian masyarakat ini bertujuan memberikan pemahaman tentang penguatan aksesibilitas bagi penyandang disabilitas melalui pendidikan politik pada pemilu di Kota Medan. Metode pembelajaran dan tindakan partisipatif diterapkan melalui teknik ceramah dan diskusi partisipatif. Pertama, kegiatan ini dilaksanakan bersama Persatuan Tunanetra Indonesia (Pertuni) Kota Medan yang mencakup pembelajaran mengenai pendidikan politik. Kedua, meningkatkan pemahaman penyandang disabilitas tentang pentingnya menggunakan hak pilih. Ketiga, memberikan pemahaman mengenai aksesibilitas politik dan hak politik bagi penyandang disabilitas.
Hasil dari kegiatan pengabdian ini merekomendasikan agar peserta meningkatkan pemahaman mengenai hak dan kewajiban warga negara dalam memilih. Agar implementasi pendidikan politik berjalan lancar, diperlukan bimbingan dan pendampingan yang berkesinambungan kepada Persatuan Tunanetra Indonesia (Pertuni) Kota Medan.